https://youtu.be/ASu4CrmN6Tw
Senyawa Organik dan Anorganik
Kimia organik merupakan mata pelajaran yang berisi tentang struktur, sifat, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa organik. Tahukan Anda perbedaan senyawa organik dan anorganik ? Senyawa organik tersusun dari karbon dan hidrogen, dan dapat mengandung unsur-unsur lain seperti nitrogen, oksigen, fosfor, dan belerang. Senyawa organik adalah senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali karbida, karbonat, dan oksida karbon. Pembeda kimia organik dan anorganik adalah ada-tidaknya katan karbon-hidrogen, sehingga asam format, asam lemak termasuk senyawa organik sedangkan asam karbonat termasuk anorganik.Senyawa Hidrokarbon
Hidrokarbon merupakan salah satu senyawa organik yang penyusunnya terdiri atas atom unsur karbon (C) dan atom unsur hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atomatom hidrogen yang berikatan rantai-rantai tersebut. Misal jika rantai karbonnya terbuka disebut senyawa karbon alifatik seperti hidrokarbon golongan alkana, alkena dan alkuna sedangkan rantai karbonnya tertutup disebut senyawa karbon alisiklik seperti senyawa siklopentana dan aromatik seperti senyawa benzena. Senyawa hidrokarbon paling sederhana adalah metana dengan satu atom karbon dan 4 (empat) atom hidrogen. Metana merupakan salah satu senyawa hidrokarbon yang masuk dalam golongan senyawa alkana.Pembagian Hidrokarbon Berdasarkan Jenis Ikatan
Berdasarkan jenis ikatan, senyawa hidrokarbon dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu hidrokarbon jenuh dan hidrokarbon tak jenuh. Hidrokarbon jenuh merupakan senyawa hidrokarbon yang terbentuk dari ikatan kovalen tunggal antar atom C. Senyawa hidrokarbon jenuh merupakan senyawa hidrokarbon paling sederhana. Contohnya adalah senyawa alkana. Hidrokarbon tak jenuh merupakan senyawa hidrokarbon yang terbentuk dari minimal satu ikatan rangkap dua atau tiga antar atom C. Senyawa hidrokarbon tak jenuh rangkap dua disebut dengan senyawa hidrokarbon alkena, sedangkan hidrokarbon tak jenuh rangkap tiga disebut dengan senyawa hidrokarbon alkuna.Baca juga, Tata Nama Senyawa Benzena dan Turunannya
Deret Homolog Senyawa Hidrokarbon
Sebelum membahas tata nama senyawa hidrokarbon alkana, alkena, dan
alkuna, hal yang harus diketahui adalah deret homolog. Dalam senyawa
hidrokarbon, rangkaian atau deret homolog adalah deret senyawa
hidrokarbon dengan rumus umum yang sama, biasanya bervariasi menurut
satu parameter - seperti panjang rantai karbon. Contoh deret senyawa
hidrokarbon tersebut adalah alkana berantai lurus (parafin), senyawa
hidrokarbon tak jenuh yaitu alkena dan alkuna. Contoh senyawa lain
adalah turunan senyawa alkana seperti alkohol, eter, asam karboksilat, aldehida, keton, sikloalkana, maupun ester.
Berikut disajikan deret homolog senyawa hidrokarbon alkana, alkena, dan alkuna.
![]() |
| deret homolog alkana |
![]() |
| deret homolog alkena |
![]() |
| deret homolog alkuna |
Baca juga, Tata Nama Senyawa Asam Basa
Gugus Alkil Senyawa Hidrokarbon
Gugus alkil merupakan gugus yang terbentuk akibat dari alkana yang kehilangan satu atom hidrogen. Gugus alkil juga merupakan gugus yang terikat pada rantai utama senyawa hidrokarbon sehingga berpengaruh terhadap sistem penamaan senyawa hidrokarbon. Berikut beberapa gugus alkil yang wajib diketahui.- Gugus metil terbentuk dari metana yang kehilangan satu atom hidrogen
- gugus etil terbentuk dari etana yang kehilangan satu atom hidrogen
- gugus propil terbentuk dari propana yang kehilangan satu atom hidrogen
Tata Nama Senyawa Hidrokarbon
Dalam tata nama senyawa maupun unsur kimia, dikenal dua sistem yaitu
sistem tata nama IUPAC (International Union of Pure and Applied
Chemistry) dan sistem tata nama trivial. Sistem tata nama IUPAC
merupakan sistem tata nama yang dilakukan secara sistematis dan
beraturan serta mempertimbangkan prioritas-prioritas berdasarkan
pertimbangan tertentu. Berikut dijelaskan sistem tata nama IUPAC untuk
senyawa hidrokarbon alkana, alkena, dan alkuna yang mudah dipamahi.
Baca juga, Tata Nama Senyawa Ion
Tata Nama Senyawa Hidrokarbon Alkana
Adapun aturan tata nama senyawa hidrokarbon alkana adalah sebagai berikut:- Tentukan rantai utama/ induk, yaitu rantai dengan jumlah atom C paling banyak, seperti gambar rantai atom karbon berikut.
Tentukan penomoran rantai induk, yaitu ujung yang dekat dengan cabang
- Tentukan posisi gugus alkil/ cabang (jika ada)
- Tentukan jumlah gugus alkil/ cabang yang sama, jika terdapat dua cabang yang sama tambahkan di, tiga= tri, empat= tetra
- Tentukan nama gugus alkil/ cabang
Berikut rumus tata nama senyawa hidrokarbon alkana
Contoh tata nama senyawa hidrokarbon alkana
#1 Jika pada struktur alkana tidak ditemukan gugus alkil, maka cukup tambahkan n (normal), seperti contoh tata nama hidrokarbon berikut.Tata nama senyawa hidrokarbon yang salah untuk struktur di atas, seperti berikut ini.
Tata Nama Senyawa Hidrokarbon Alkena dan Alkuna
Tata nama senyawa hidrokarbon alkena dan alkuna hampir sama dengan tata
nama senyawa hidrokarbon alkana, cuma yang harus diprioritaskan terlebih
dahulu adalah ikatan rangkap antar atom karbon, bukan lagi cabang.
Kecuali posisi dua ikatan rangkap sama dari dua ujung rantai induk, maka
barulah mempertimbangkan posisi gugus alkil.
Baca juga, Reaksi Senyawa Karbon
Berikut rumus tata nama senyawa hidrokarbon alkena dan alkuna
Adapun contoh tata nama senyawa hidrokarbon alkena adalah sebagai berikut
#1 Jika tidak ditemukan
gugus alkil pada rantai induk, maka langsung ke posisi rangkap, seperti
strutur senyawa hidrokarbon alkena berikut ini.
#2 Jika posisi rangkap dan
gugus alkil jaraknya sama antar dua ujung rantai induk, maka prioritas
utama adalah rangkap, seperti struktur senyawa hidrokarbon berikut ini.
Alternatif jawaban lain (salah)
#3 Jika terdapat dua
ikatan rangkap pada rantai induk, tambahkan di, jika tiga=tri,
empat=tetra, seperti struktur hidrokaron alkena berikut ini.
#4 Jika terdapat gugus
alkil antara dua ikatan rangkap yang berjarak sama dari dua ujung rantai
induk, maka prioritas berikutnya adalah posisi gugus alkil, seperti
struktur hidrokarbon alkena berikut ini.
#5 Jika terdapat gugus
alkil yang berbeda, prioritaskan gugus alkil yang huruf awal lebih
dahulu dalam abjad, seperti tata nama senyawa hidrokarbon berikut
berikut.
Adapun contoh tata nama senyawa hidrokarbon alkuna adalah sebagai berikut
#1 Jika tidak ditemukan
gugus alkil pada rantai induk alkuna, maka langsung ke posisi rangkap,
seperti strutur senyawa hidrokarbon alkuna berikut ini.
#3 Jika terdapat dua ikatan rangkap pada rantai induk alkuna dengan jarak yang sama dari ujung-ujungnya, maka prioritas berikutnya adalah posisi alkil, seperti struktur hidrokarbon alkuna berikut.
Alternatif jawaban lain (salah)
Demikian pembahasan singkat terkait tata nama senyawa hidrokarbon yaitu
alkana, alkena, dan alkuna. Semoga pembahasan materi ini dapat membantu
para pembaca terutama siswa.




























